Senin, 20 April 2015

Ersa Ayekaf

aku telah menunggunya mungkin cukup lama, sehingga aku lupa bagaimana rasanya ditunggu .
namun aku terus berusaha agar penantianku ini tidak sia-sia .
aku lelah mencari permainan lagi dan aku melah mempermainkan .
aku tau sungguh sakit rasanya mempermainkan .
aku sangat mencintainya, sungguh mencintainya .
dan mungkin ini pertama kalinya aku menunggu seorang laki-laki yg aku baru cinta pada pandangan pertama .
aku tidak mengerti kenapa sangat sakit mengharapkan seeseorang yg belum pasti dia mencintai kita .
namun saat itu aku yakin dan aku sadar bahwa allah tidak pernah tidur .
allah memberi jawaban atas sekian lama aku menunggu dan memberi aku kebahagiaan atas semua penantianku .
dia baik, dia tulus, dia penyayang, dia penjaga, dia seperti ayahku .
seorang laki-laki yg sudah lama aku nanti dan ia seperti orang yg aku cari .
aku sangat mencintainya, aku sangat menyayanginya seperti aku mencintai diriku sendiri .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar