jika benar serius apa harus begini?
bukankah jika benar cinta, ia akan jadi prioritas?
bukankah jika benar cinta, bertemu semenitpun tak masalah?
apakah harus berkabar hanya saat butuh? begitukah?
apakah harus salah satu memohon untuk sebuah pertemuan? atau untuk sekedar bertanya kabar?
apakah yg seperti itu wajar untuk dipertahankan?
kalau memang iya, aku bahkan tidak tau apa alasannya.
mempertahankan sesuatu yg bahkan aku tidak tau dia dimana, sedang apa, dan keadaannya pun aku bahkan tidak tau.
jika memang harus seperti ini yg kita jalani, bolehkah aku membagi perasaanku?
agar tak sepenuhnya lemah saat tau bahwa aku bukan seseorang dalam doamu.
agar tak sepenuhnya patah hatiku untuk kesekian kalinya.
aku bukan wanita yg mudah memberi hatiku untuk orang bahkan belum bisa membuatku aman.
sakit? tidak. setidaknya aku cukup cerdas untuk tidak terlalu mengharapkanmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar